Jika kata hanya sebatas kata,
Kalimat hanya sebatas kalimat,
Pesan hanya sebatas pesan,
Info dari operator sudah cukup mewakili itu semua,
Jika ucapan hanya sebatas ucapan,
Temu hanya sebatas temu,
Tatap hanya sebatas tatap,
Pelayan toko juga sudah melakukan itu semua,
Bukankah semua itu memiliki arti dan maksud tujuan tersendiri ?
Setiap kata dalam kalimat yang tertuang dalam pesan,
Setiap ucapan saat bertemu dan bertatap muka secara langsung,
Pasti ada arti dan maksudnya tersendiri,
Lalu apa arti dari semua pesan dan pertemuan selama ini,
Jika pada akhirnya hanya sebatas pesan dan pertemuan singkat saja ?
Seakan tak ada arti dan tujuannya, seperti harapan kosong,
Tak berbekas, tak berkesan, tak ada yang bisa dikenang,
Bukan maksudku tak menghargai itu semua,
Aku hanya tak tahu apa dan kenapa,
Aku hanya merasa bahwa semua yang terjadi ya hanya sebatas pertemuan dan obrolan biasa,
Egois kah aku ?
Atau aku yang terlalu berharap banyak ?
Terlalu tinggi kah mimpi dan anganku ?
Begitu kah ?
Bukankah tak salah jika aku berharap ?
Bukankah mimpi itu harus diletakkan setinggi-tingginya ?
Kata orang mimpi itu harus dikejar,
Lantas kenapa posisi ini memaksaku untuk berhenti ?
Sebuah Ruang untuk Ungkapan Perasaan
Wednesday, May 14, 2025
Wednesday, January 5, 2022
BIARKAN
Jika ada yang berbeda dariku, biarkan
Jika ada yang berubah dariku, jangan hiraukan
Jika ada yang tak biasa dengan diriku, lupakan
Jangan lagi kau ingatkan,
Karena, kekhawatiran terbesar ku adalah,
Aku kembali mengenang rasa,
Aku kembali terbuai suasana,
Dan mungkin mengulangi kesalahan yang sama,
Baiknya biarkan berjalan apa adanya,
Biarkan waktu yang menemaninya,
Agar sejati ku muncul dengan sendirinya,
Agar kau juga tahu dan tak kecewa pada akhirnya.
Sunday, December 19, 2021
Awal yang Baru
Ku tegapkan langkahku,
Memberanikan diriku,
Meyakinkan hatiku,
Menuju malam singkat kala itu,
Tak ada yang istimewa di hari itu,
Hanya sebuah langkah kecil untuk awal yang baru,
Sebagai salah satu untaian kisah,
Yang aku sendiri tak akan tau akhirnya,
Pertemuan pertama yang tak pernah dibayangkan,
Terisi dengan obrolan ringan ditengah riuhnya suasana sekitar,
Tak banyak yang bisa dibicarakan,
Karena memang hanya percakapan absurd yang telah terjadi sebelumnya,
Mencoba merangkai kata menjadi sebuah kalimat,
Mencoba mencari jawaban atas setiap pertanyaan yang tersampaikan,
Mencoba apa adanya dengan segala yang ku punya,
Agar tiada dusta pada akhirnya,
Detik waktu berlalu,
Riuh semakin memuncak,
Tak lagi terasa heningnya malam,
Tak terhiraukan lagi dingin yang menusuk tubuh,
Terimakasih karena telah bersama,
Melalui malam yang singkat,
Yang mungkin hanya akan menjadi sebuah cerita,
Atau menjadi pembuka jalan,
Untuk kisah selanjutnya.
Thursday, December 2, 2021
ILUSI
Siluet bayangan membentuk sebuah sosok yang samar,
Siapa kah gerangan ?
Sekilas seperti sesuatu yang pernah terlihat,
Tetapi tidak meyakinkan,
Mencari cahaya untuk memperjelas,
Namun tak didapatkan,
Merangkai sketsa, dengan alat seadanya,
Namun tak sama,
Ingin menggapai, tapi jauh rasanya,
Seakan berada di dimensi yang berbeda,
Memanggil, tapi tak bersuara,
Ada apakah gerangan ?
Lamunan memecah kebuntuan,
Seakan tersadarkan,
Bahwasannya ini tak nyata,
Hanya sebuah ilusi yang terbentuk dari pikiran.
Monday, November 29, 2021
Indah, Cantik dan Mempesona
Hari itu, detik itu, moment itu,
Kurasa akan selalu menjadi kenangan terindah yang ku alami,
Dan mungkin tak akan pernah ku lupa..
Detik ketika ku tatap indah matamu,
Moment saat ku genggam sejuk tanganmu,
Terasa seperti mimpi di dunia nyata...
Bangunkan aku,
Sadarkan aku,
Jangan biarkan aku terlelap dalam mimpi nyataku,
Jangan biarkan aku terlena dengan keadaan,
Karena pada kenyataannya, tak seharusnya aku mengalami moment itu...
Aku sungguh berharap itu tak hanya terjadi saat itu.
Aku ingin selamanya,
Namun mustahil itu akan abadi,
Karena sejatinya, kau sudah ada yang memiliki,
Semutlak itu kemustahilan terjadi...
Hujan yang mengguyur kala itu, tak mampu memudarkan indah parasmu,
Kau tetap indah, cantik dan mempesona,
Tawa ceria mu selalu dapat mencairkan suasana,
Meskipun aku tahu, banyak yang sedang engkau fikirkan,
Tapi raut wajahmu terlalu pandai menyembunyikannya...
Malam itu, kulihat sosokmu di sebrang sana,
Tak terhalang... Sangat jelas...
Hanya bisa berkata hal yang sama lagi,
Indah, cantik dan mempesona,
Dengan balutan kemeja putih yang bersih berseri,
Memantulkan cahaya cerah, secerah wajahmu,
Kau cantik malam itu,
Oh tidak, kau selalu cantik, tak hanya malam itu...
Akankah ini menjadi nyata untuk selamanya ?
Salahkah bila ku menaruh rasa ?
Padamu yang sudah jelas milik seseorang disana,
Tuhan, salahkan bila aku memohon agar dia bisa menjadi milikku ?
Salahkah bila aku berharap buruk akan kehidupannya saat ini hanya agar kebahagiaan terjadi padaku ?
Atau memang hanya cukup saat ini saja ku alami ini semua ?
Wahai engkau sosok yang indah, cantik dan mempesona,
Aku hanya ingin menyampaikan,
Izinkan rasa ini tetap jatuh kepada dirimu,
Izinkan diri ini untuk tetap selalu jatuh hati padamu,
Karena pada dasarnya, rasa ini merupakan anugerah dari Tuhan yang diberikan kepadaku,
Untukmu,
Seorang.
Saturday, November 13, 2021
Kembali
"Hai apa kabar ?"
Ingin rasanya ku katakan kalimat tersebut kepadamu,
Namun mulut ini terasa sangat berat tuk berucap,
Setelah melewati hari tanpa sosial media yang selalu bisa memberikanku kabar keadaanmu.
Hari ini,
Pagi ini,
Rinduku menatap wajah dan mendengar kabarmu melalui status instagrammu memuncak,
Tak sanggup rasanya untuk kembali ke masa-masa tanpa sosial media,
Karena faktanya,
Sosial media memang bisa menghubungkan segalanya.
Andai ku bisa bertemu denganmu,
Walau hanya sekedar bertatap muka,
Bercerita tentang hal-hal menarik akhir-akhir ini,
Ditemani secangkir teh hangat,
Pasti seru rasanya.
Haaaaahhhhhh.....
Semua itu hanya angan-angan,
Mustahil sekali jika itu semua bisa terjadi,
Mungkin memang sudah tak seharusnya ku kembali,
Agar bahagia yang ada saat ini tetap abadi.
Monday, April 27, 2020
JANGAN TUNGGU TERLAMBAT
Aku tahu kamu resah,
Aku tahu kamu bimbang,
Tapi kenapa kamu tak beranjak ?
Melangkah menuju arah yang seharusnya,
Bukankah itu yang kamu inginkan ?
Bukankah itu yang sangat kamu dambakan ?
Lantas mengapa kamu masih diam ?
Tak sedikitpun sikapmu menunjukkan bahwa kamu sangat menginginkannya
Apa harus menunggu nanti ?
Menunggu saat semuanya berakhir,
Menunggu saat semuanya tak lagi terlihat dimatamu,
Bahkan sampai kamu mencari ke segala penjuru bumi,
Kejarlah saat hal itu masih nampak,
Gapailah saat hal tersebut masih nyata,
Simpan dan jangan pernah kamu lepaskan,
Jangan menunggu sampai terlambat,
Hingga semuanya berakhir dalam sebuah kata,
Penyesalan.
Sampaikanlah walau hasilnya tak seperti yang kamu harapkan,
Genggamlah walau hanya dapat kamu rasakan sesaat,
Karena setidaknya kamu pernah merasakan arti sebuah perjuangan,
Daripada tidak ada yang kamu dapat dan rasakan sama sekali.
Aku tahu kamu bimbang,
Tapi kenapa kamu tak beranjak ?
Melangkah menuju arah yang seharusnya,
Bukankah itu yang kamu inginkan ?
Bukankah itu yang sangat kamu dambakan ?
Lantas mengapa kamu masih diam ?
Tak sedikitpun sikapmu menunjukkan bahwa kamu sangat menginginkannya
Apa harus menunggu nanti ?
Menunggu saat semuanya berakhir,
Menunggu saat semuanya tak lagi terlihat dimatamu,
Bahkan sampai kamu mencari ke segala penjuru bumi,
Kejarlah saat hal itu masih nampak,
Gapailah saat hal tersebut masih nyata,
Simpan dan jangan pernah kamu lepaskan,
Jangan menunggu sampai terlambat,
Hingga semuanya berakhir dalam sebuah kata,
Penyesalan.
Sampaikanlah walau hasilnya tak seperti yang kamu harapkan,
Genggamlah walau hanya dapat kamu rasakan sesaat,
Karena setidaknya kamu pernah merasakan arti sebuah perjuangan,
Daripada tidak ada yang kamu dapat dan rasakan sama sekali.
Subscribe to:
Posts (Atom)